Magister Ilmu Perikanan merupakan program studi memiliki visi “Menjadi Program Studi Magister yang unggul di bidang pendidikan, penelitian dan penerapan iptek pengelolaan sumberdaya perikanan dalam lingkungan hutan tropis lembab” melakukan studi lapangan di Desa Pela pada tanggal 11 Mei 2024 bertujuan untuk menambah pengalaman langsung Mahasiswa. Kegiatan ini didampingi langsung oleh Ketua Program Studi Magister Ilmu Perikanan yakni Ibu Dr.Ir.Hj.Fitriyana,S.Pi.,M.Si,IPU dan Guru Besar Magister Ilmu Perikanan yakni Bapak Prof.Dr.Ir.H.Helminuddin,M.M., serta beberapa dosen pengampu praktikum dari mata kuliah terkait.

 

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah Susur Sungai Mahakam untuk melihat kondisi ekosistem Pesut Mahakam yaitu hewan endemik Provinsi Kalimantan Timur yang saat ini terancam punah.

Studi lapangan ini merupakan salah satu syarat menyelesaikan kegiatan akademis mahasiswa dalam mata kuliah Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Dengan mengamati kondisi ekosistem Pesut Mahakam, mahasiswa diberikan tugas untuk mengidentifikasi kegiatan apa saja yang ada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mahakam yang dapat mengancam keberadaan Pesut Mahakam dan apa saja yang harus dilakukan untuk meminimalisir dampak tersebut.

 

Selain itu, Mahasiswa juga diberikan tugas lain seperti melakukan interaksi langsung dan mengumpulkan data mengenai usaha perikanan dari masyarakat perikanan yang kemudian akan di analisis. Kegiatan ini merupakan salah satu syarat penilaian akademis dari mata kuliah evaluasi proyek perikanan lanjutan yang diambil mahasiswa.

Kegiatan Studi lapangan ini menjadi pengalaman yang luar biasa bagi mahasiswa karena mahasiswa mendapat pengalaman baru dengan melihat kondisi real langsung dari kunjungan lapangan ini.

Program Studi Magister Ilmu Perikanan memiliki komitmen untuk menghasilkan sumber daya manusia melalui lulusannya yang tidak hanya berintelektual tinggi, tapi juga memiliki kompetensi dan berbudaya.


berita HSV